Pages - Menu

Saturday, December 29, 2012

Teknologi Informasi Masa Kini


Sekarang teknologi informasi sudah menjadi bagian dalam kehidupan manusia. Pekerjaan yang tadinya sulit dan memakan waktu lama, sekarang dengan teknologi informasi menjadi mudah dan cepat.
Teknologi informasi sangatlah membantu dalam pekerjaan termasuk hal yang sehari-hari kita lakukan. Sebagai contoh dalam bidang ekonomi, dulu ketika kita membeli keperluan sehari-hari dan akan membayarnya kita menggunakan uang tunai. Sekarang uang tunai sudah bida digantikan dengan Credit Card sehingga memudahkan dalam proses pembayaran. Selaian itu penghitungan pembayaran dulu masih memakai kalkulator, sekarang untuk mempermudah penghitungan sudah menggunakan aplikasi software di computer kasir yang menjadikan penghitungan menjadi mudah dan teroganisir. Contoh lain di bidang pendidikan misalnya dalam pengjaran. Seseorang yang ingin belajar harus mempunyai guru atau pengajar. Bagaimana bila guru tersebut mempunyai rumah yang sangat jauh? Apakah mungkin dapat belajar kepada guru tersebut? Mungkin bisa jika melakukan perjalan yang sangat jauh menuju rumah guru.
Tapi sekarang dengan adanya teknologi informasi proses pembelajaran menjadi mudah tanpa batasan jarak. Sebagai contoh dengan menggunakan media e-learning seseorang dapat belajar walaupun terpisah dengan jarak yang jauh. Seorang pendidik akan bisa memberikan materi pelajarannya kepada peserta didik walapun tidak bisa hadir di sekolah atau mahasiswa yang dapat mengumpulkan tugas lewat media email kepada dosen yang bersangkutan.
Hal diatas telah menjelaskan bahwa kehidupan manusia sudah sangat akrab dengan teknologi informasi yang telah memberikan manfaat yang sangat besar bagi pekerjaan sehingga meningkatkan produktivitas dalam bekerja.
Jika dibandingakan penemuan teknologi informasi terdahulu dengan sekarang terdapat perubahan yang sangat pesat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa untuk tahun-tahun kedepan akan terjadi perkembangan lebih pesat dengan penemuan-penemuan yang terbaru dari teknologi informasi. Misalnya 20 tahun yang akan datang penggunaan media yang berbasis internet sudah dapat digunakan disegala daerah atau hardware yang sekarang dikatakan mahal nantinya menjadi hal yang biasa digunakan sebagai bagian dari kehidupan manusia. Bahkan proyeksi virtual secara 3 dimensi menjadi penemuan yang akan datang, sehingga menjadikan teknologi informasi semakin maju dan Teknologi Informasi Masa Kinicanggih.

Pengertian Teknologi Informasi

Teknologi Informasi berasal dari dua kata, yaitu teknologi dan informasi.
Teknologi adalah segala sesuatu yang diciptakan untuk membantu dan mempermudah aktivitas manusia, sedangkan Informasi adalah data yang sudah diolah dan lebih berguna serta berarti bagi yang menerimanya
Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa Teknologi Informasi adalah suatu alat yang diciptakan oleh manusia, yang melibatkan data, informasi dan pengetahuan serta diciptakan oleh manusia untuk membantu aktivitas manusia agar dapat diselesaikan secara efektif dan efisien.
---------------
Menurut sumber lain, Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.

Dampak Positif dan Negatif Teknologi Informasi


Dampak Positif

Membantu dalam bidang pendidikan, seperti adanya e-learning. Dengan mudahnya meng-akses internet dimanapun maka proses pembelajaran akan terjadi dimanapun selama internet dapat di akses. Selain itu peserta didik bukan hanya dari kalangan siswa atau mahasiswa, tetapi ibu-ibu rumah tangga atau orang lanjut usia sekalipun dapat mengikuti proses pembelajaran yang dilaksanakan secara online. Dan masih banyak hal yang menguntungkan serta bermanfaat dari perkembangan teknologi informasi.
Membantu dalam bidang pemerintahan, sehingga terciptanya G2C  (Governmet  to  Citizen),  G2B  (Government  to  Business),  dan  G2G  (Government  to  Government. Kemudian informasi mengenai pemerintahan dapat di ketahui oleh masyrakat secara transparan dan dapat diakses oleh siapapun, sehingga terjalin komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat sendiri. Selain itu pelaksanaan pemerintah menjadi lebih efektif dan efisien. Dan masih banyak hal yang menguntungkan serta bermanfaat dari perkembangan teknologi informasi.
Membantu dalam bidang ekonomi / perbankan, menjadikan pelayanan terhadap masyarakat yang ikut serta dalam perbankan menjadi di mudahkan dan cepat. Sebagai contoh sebuah mesin ATM dapat menjadi hal penting ketika seorang nasabah membutuhkan uang ketika kantor bank tutup. Selain itu proses pembayaran yang mengharuskan mengeluarkan uang dengan nominal banyak menjadi mudah ketika menggunakan Creadit Card, dan masih banyak hal yang menguntungkan serta bermanfaat dari perkembangan teknologi informasi. Dan masih banyak hal yang menguntungkan serta bermanfaat dari perkembangan teknologi informasi.
Membantu dalam bidang kesehatan, dengan bantuan teknologi informasi saat ini memungkinkan dokter dapat terbantu dengan system alat yang dapat mengidentifiaksi tumor atau penyakit lain hanya dengan penyinaran sinar-x. Selain mengidentifikasi dapat juga membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.
Membantu dalam bidang umum, adanya kemudahan dalam mengerjakan suatu kegiatan secara cepat, tepat, dan akurat sehingga dapat meningkatkan kinerja. Komputer ada di mana-mana, semakin portable dan mobile. Ketersediaan jaringan internet sangat tinggi karena itu akses terhadap informasi dapat dilakukan di manapun dan kapanpun. Dengan teknologi informasi dan komunikasi semua proses kerja dan konten akan diubah dari bentuk fisik dan statis menjadi digital, mobile, virtual ataupun personal sehingga  kecepatan kinerja bisnis meningkat dengan cepat.

Dampak Negatif

1 .Terekspose berita yang bersifat privacy seseorang tapi dapat di ketahui oleh orang lain, dan menjadi hal yang biasa.
2. Pornografi dapat mudah diakses.
3. Terjadi penipuan karena dapat secara cepat berkenalan dengan orang lain tanpa tahu siapa orang tersebut.
4. Terjadi perjudian dengan bermacam media berbasis internet.
5. Tayangan kekerasan atau kejahatan dapat di akses mudah.

Sejarah Teknologi Informasi

Masa Pra-Sejarah ( … s/d 3000 SM)
Teknologi  informasi pada masa pra-sejarah digunakan  sebagai  sistem  untuk  mengenal bentuk-bentuk yang  ingin deketahui yang kemudia informasi  yang sudah didapatkan  digambarkan  pada  dinding-dinding  gua  atau  tebing-tebing  bebatuan.  Hal tersebut sudah menjelaskan bahwa pada msa pra-sejarah sudah memiliki kemampuan  mengidentifikasi  benda-benda  yang  ada  disekitar  lingkungan dan mepresentasikannya dengan cara melukiskan pada dinding gua atau tebing batu. Perkembangan  selanjutnya  pada masa pra-sejarh adalah mulai  menggunakan  alat-alat  yang  menghasilkan  bunyi  dan  isyarat,  seperti  gendang,  terompet  yang  terbuat  dari  tanduk  binatang,  isyarat  asap  sebagai teknologi informasi yang bertujuan untuk memberi peringatan terhadap  keadaan tertentu seperti keadaan bahaya.

Masa Sejarah (3000 SM s/d 1400-an M)
Teknologi  informasi terus  berkembang seiring dengan bertambahnya tahun. Pada masa sejarah masayarakat  kalangan  atas  seperti  para  kepala  suku  atau  kelompok yang hanya dapat menggunakan teknologi informasi seperti yang digunakan pada kegiatan tertentu seperti upacara, dan ritual. Teknologi informasi belum digunakan secara masal  seperti yang kita kenal sekarang ini.

Masa Tahun 3000 SM
Pada  masa ini orang mulai mengenal simbol atau tulisan dan ditemukan pertama kali  simbol  untuk  informasi,  digunakan  oleh  Bangsa  Sumeria.  Tulisan  yang  digunakan  waktu  itu  berupa  simbol-simbol  yang dibentuk  dari  pictograf  sebagai huruf.  Simbol  atau  huruf-huruf  yang  digunakan  sudah  mempunyai  bunyi  yang  berbeda  dalam  penyebutannya untuk setiap bentuk, sehingga sudah mampu membentuk kata, kalimat  dan bahasa.

Masa Tahun 2900 SM
Pada  masa  ini  ditemukan  bahwa  Bangsa  Mesir  Kuno  sudah  mengenal  dan  menggunakan  huruf  yang  disebut  Hierogliph.  Huruf  hierogliph  sudah  merupakan  bahasa  simbol  untuk  sebuah  ungkapan.  Untuk  setiap  ungkapan  dinyatakan  dengan  simbol  yang berbeda,  dan  apabila  digabungkan menjadi  satu maka  akan mempunyai  cara  pengucapan  dan  arti  tersendiri.  Bentuk  tulisan  dan  bahasa  hierogliph  ini  lebih  maju dan lengkap dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.

Masa Tahun 500 SM
Pada  masa  ini  manusia  sudah  mengenal  media  untuk menyimpan informasi  yang lebih baik dengan serat pohon. Serat papyrus yang  berasal  dari  pohon  Papyrus  yang  tumbuh  disekitar  sungai  nil  ini  dijadikan  media  menulis/media  informasi  pada  masa  itu.  Serat  papyrus  lebih  kuat  dan  fleksibel  dibandingkan  dengan  lempengan  tanah  sebagai  media  informasi yang sebelumnya digunakan. Selanjutnya  serat  papyrus merupakan cikal bakal media yang kita kenal sekarang ini yaitu media kertas.


Masa Tahun 1455
Masa  ini  ditandai  dengan  upaya  menciptakan  mesin  cetak.  Pasa  masa  ini  manusia  sudah  menggunakan  mesin  cetak  yang  berupa  plat  huruf  yang  tebuat  dari  besi.  Kemudian  plat  tersebut  diganti  dengan  bingkai  yang  tebuat  dari  kayu  yang  dikembangkan dikembangkan untuk pertama kali oleh Johann Gutenberg.


Masa Tahun 1800-an
Pada  tahun  1830  orang  sudah  mengenal  program  komputer.  Augusta  Lady  Byron    untuk  yang  pertama  menulis  program komputer  yang  berkerjasama dengan  Charles  Babbage  menggunakan  mesin  analytical.  Mesin  analytical  dengan  programnya  didesain  untuk  mampu  menerima  data,  mengolah  data  dan  menghasilkan  bentuk  keluaran dalam sebuah kartu. Selanjutnya  mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer  digital  yang  pertama  walaupun  cara  kerjanya  lebih  bersifat  mekanis  dari    bersifat  digital. Mesin ini merupakan cikal bakal komputer digital pertama ENIAC I  pada  94  tahun kemudian.


Masa Tahun 1900-an
Tahun 1923 Zvorkyn menciptakan tabung TV (Televisi) yang pertama. Tahun  1940  dimulainya pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi pada masa  perang  dunia  II  yang  dipergunakan  untuk  kepentingan  pengiriman  dan  penerimaan  dokumen-dokumen  militer  yang  disimpan  dalam  bentuk magnetic  tape.  Tahun  1945  Vannevar Bush mengembangkan sistem pengkodean menggunakan hypertext.  Tahun  1946    komputer  digital pertama  didunia  yaitu  ENIAC  I  dikembangkan. Tahun  1948   para peneliti di Bell Telephone mengembangkan Transistor.  Tahun 1957 Jean Hoerni  mengembangkan  transistor  planar.  Teknologi  ini  memungkinkan  pengembangan  jutaan  bahkan  milyaran  transistor  dimasukan  kedalam  sebuah  keping  kecil  kristal  silikon. – USSR (Rusia pada saat itu) meluncurkan sputnik sebagai satelit bumi buatan  yang  pertama  yang  bertugas  sebagai  mata-mata.  Sebagai  balasannya  Amerika  membentuk  ARPA    (Advance  Research  Projects  Agency)  dibawah  kewenangan  Departemen  Pertahanan  Amerika  untuk  mengembangkan  ilmu  pengetahuan  dan  teknologi  informasi  dalam  bidang  militer.  Tahun  1962    Rand  Paul  Barand,  dari  perusahaan  RAND,  ditugaskan  untuk  mengembangkan  suatu  sistem  jaringan  desentralisasi  yang mampu mengendalikan  sistem  pemboman dan peluncuran peluru  kendali  dalam  perang  nuklir.  Tahun  1969    sistem  jaringan  yang  pertama  dibentuk  dengan  menghubungkan  4  nodes  (titik),  antara  University  of  California,  SRI  (Stanford), University California of Santa Barbara, dan University of Utah dengan  kekuatan  50Kbps.  Tahun  1972    Ray  Tomlinson  menciptakan  program  e-mail  yang  pertama.



Perbedaan antara Teknologi Informasi Konvensional dan Teknologi Informasi Modern


Ada beberapa perbedaan antara teknologi informasi konvensional dan teknologi informasi modern, antara lain :


  1. Teknologi informasi modern membutuhkan wakru yang relative singkat, mudah, lebih terbuka dan fleksibel karena bersumber dari sesuatu yang berbasis elektronika seperti internet yang mudah di akses oleh siapapun dan dimanapun. Sedangkan Teknologi informasi konvensional membutuhkan waktu yang relatif lama karena bersumber pada sesuatu yang bersifat nyata, contohnya bersumber dari buku.
  2. Teknologi Informasi modern relatif lebih murah dibandingkan teknologi informasi konvensional. Karena dengan teknologi informasi modern kita dan dapat mengakses apa saja, kapan saja, oleh siapa saja, dan dimana saja tanpa batasan jarak/lokasi. Sedangkan teknologi tnformasi konvensional dalam mendapatkannya masih mengalami keterbatasan.
  3. Teknologi Informasi modern merupakan perpaduan antara metode tatap muka dengan metode online (via internet dan berbagai pengembangan teknologi informasi lainnya. sedangkan teknologi informasi konvensional cenderung menggunakan metode tatap muka .
  4. Teknologi informasi modern  memiliki sifat berkembang sesuai zaman dan perkembangan teknologi. Dengan demikian informasinya sangat bervariasi dan tidak hanya terpaku pada sumber yang sama. Contoh sumber yang berinovasi seperti adanya CD Tutorial, E-Book ataupun buku-buku online lainnya yang dapat di akses kapanpun. Sedangkan Teknologi informasi konvensional informasinya masih bersifat sama atau mengulang-ulang dalam mengembangkan informasi itu sendiri dan seni mengajarnya,  dan biasanya merupakan buku dan catatan yang sama sepanjang tahun.

Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK )

Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK ) dalam Kehidupan Sehari-hari sangat banyak manfaatnya disegala bidang seperti Pendidikan, Bisnis, Kesehatan, Perbankan dan Perusahaan.

A. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi di bidang Pendidikan

TIK sangat penting di bidang pendidikan, cepatnya akses informasi saat ini seperti akses internet membuat cakupan ilmu pendidikan menjadi luas, dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sering dijumpai dalam bentuk audio/data, video/data, audio/video, dan internet.

Beberapa pemanfaatan TIK dalam pembelajaran diantaranya :

Presentasi :
Pembelajaran bisa dilakukan melalui presentasi sehingga dapat menarik perhatian pelajar untuk lebih memahami materi yang disampaikan dengan baik
Cakupan Ilmu yang dipelajari semakin luas
Adanya internet sehingga informasi mengenai ilmu sangat luas di segala bidang keilmuan tidak hanya terbatas di buku pelajaran, di mulai dari MIPA, Olahraga, kesenian dan ilmu-ilmu lainnya
Kelas Virtual
Adanya internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik.

B. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi di bidang Bisnis

TIK juga bermanfaat dalam bidang bisnis, sudah banyak yang sukses karena teknologi informasi dan komunikasi. Anda tahu dan mengenal Bill Gates (pendiri Microsoft) atau Mark Zuckerberg (pencipta jejaring sosial seperti facebook), mereka adalah salah satu contoh orang yang sukses karena memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Pendapatan mereka ditaksir lebih dari $17,55 miliar, sekarang bisnis menggunakan TIK itu sangat menguntungkan hanya dengan menggunakan teknologi seperti internet, anda dapat mempromosikan bisnis anda secara online (E-commerce) dengan cakupan dunia.

C. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi di bidang Kesehatan

Sistem berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien. Digunakannya robot untuk membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak penyakit dalam tubuh pasien.

D. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi di bidang Perbankan
Dalam dunia perbankan Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui Internet Banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening bisa dilakukan secara online dan mempercepat transaksi keuangan anda.

E. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi di bidang Perusahaan

Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan.

PENTINGNYA TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENDIDIKAN

Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat terutama dalam perkembang IT (Information Technology), sehingga membuat batas antar Negara atau bahkan antar Benua sekalipun serasa tidak ada batasnya. Sebagai contoh, informasi yang ada di Amerika dapat kita ketahui dengan mudah dalam hitungan menit bahkan hanya dalam detik saja. Tidak saja hanya dalam bidang internet, kemajuan IT juga dapat dirasakan pada berbagai alat kebutuhan rutin manusia. Seperti dalam hal komunikasi via telephone, hand phone, e-mail, SMS dan lain sebagainya. Dari dulunya hanya menggunakan telegram atau juga surat via POS. tentu manfaat dan keuntunganya sangat besar dirasakan. Hal yang sama juga dapat dirasakan dengan diciptakannya “otak” versi elektroniknya, walaupun perbedaanya masih sangat amat terangat jauh sekali. Yang biasa dikenal dengan komputer, i-Pad dan gadget-gadget lainnya yang merupakan evolusi dari mesin tik. Teknologi informasi serta Komunikasi dewasa ini berkembang cepat menurut deret ukur. Dari tahun ke bulan, dari bulan ke minggu, dari minggu ke hari, dari hari ke jam, dan dari jam ke detik! Oleh karena itulah para cerdik-cendekia sepakat pada suatu argumen, bahwa: informasi memudahkan kehidupan manusia tanpa harus kehilangan kehumanisannya. Manusia tidak bisa lepas dari pendidikan yang sebenarnya juga merupakan kegiatan informasi, bahkan dengan pendidikanlah informasi ilmu pengetahuan dan teknologi dapat disebarluaskan kepada generasi penerus suatu bangsa. Pengaruh dari Teknologi informasi dan komunikasi terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Menurut Rosenberg (2001), dengan berkembangnya penggunaan Teknologi informasi dan komunikasi ada lima pergeseran di dalam proses pembelajaran yaitu:
(1) Pergeseran dari pelatihan ke penampilan
(2) Pergeseran dari ruang kelas ke di mana dankapan saja
(3) Pergeseran dari kertas ke “on line” atau saluran
(4) Pergeseran fasilitasfisik ke fasilitas jaringan kerja
(5) Pergeseran dari waktu siklus ke waktu nyata.

Sebagai media pendidikan komunikasi dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dsb. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Dengan adanya teknologi informasi sekarang ini guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “cyber teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Istilah lain yang makin poluper saat ini ialah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet. E-learning merupakan satu penggunaan teknologi internet dalam penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas yang belandaskan tiga kriteria yaitu:
(1)  E-learning merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi dan membagi materi ajar atau informasi
(2)   Pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui komputer dengan menggunakan teknologi internet yang standar
(3)  Memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran di balik paradigma pembelajaran tradisional. (Rosenberg 2001; 28)
Pada saat ini e-learning telah berkembang dalam berbagai model pembelajaran yang berbasis TIK seperti: CBT (Computer Based Training), CBI (Computer Based Instruction), Distance Learning, Distance Education, CLE (Cybernetic Learning Environment), Desktop Videoconferencing, ILS (Integrated Learning Syatem), LCC (Learner-Cemterted Classroom), Teleconferencing, WBT (Web-Based Training), dsb.
Perkembangan Pendidkan di Era Globalisasi. Kerjasama yang letaknya berjauhan secara fisik dapat dilakukan dengan lebih mudah antar pakar dan juga dengan mahasiswa. Padahal dahulu, seseorang harus berkelana atau berjalan jauh menempuh ruang dan waktu untuk menemui seorang pakar untuk mendiskusikan sebuah masalah. Saat ini hal ini dapat dilakukan dari rumah dengan mengirimkan email. Makalah dan penelitian dapat dilakukan dengan saling tukar menukar data melalui Internet, via email, ataupun dengan menggunakan mekanisme file sharring dan mailing list. Bayangkan apabila seorang mahasiswa di Sulawesi dapat berdiskusi masalah teknologi komputer dengan seorang pakar di universitas terkemuka di pulau Jawa. Mahasiswa dimanapun di Indonesia dapat mengakses pakar atau dosen yang terbaik di Indonesia dan bahkan di dunia. Batasan geografis bukan menjadi masalah lagi. Di dalam bidang penelitian juga diperlukan Sharing information agar penelitian tidak berulang (reinvent the wheel). Hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi dan lembaga penelitian dapat digunakan bersama-sama sehingga mempercepat proses pengembangan ilmu dan teknologi. Sebuah aplikasi baru bagi Internet yaitu Virtual university. Virtual university memiliki karakteristik yang scalable, yaitu dapat menyediakan pendidikan yang diakses oleh orang banyak. Jika pendidikan hanya dilakukan dalam kelas biasa, berapa jumlah orang yang dapat ikut serta dalam satu kelas? Jumlah peserta mungkin hanya dapat diisi 40 – 50 orang. Virtual university dapat diakses oleh siapa saja, darimana saja. Penyedia layanan Virtual University ini adalah http://www.ibuteledukasi.com . Mungkin sekarang ini Virtual University layanannya belum efektif karena teknologi yang masih minim. Namun diharapkan di masa depan Virtual University ini dapat menggunakan teknologi yang lebih handal semisal Video Streaming yang dimasa mendatang akan dihadirkan oleh ISP lokal, sehingga tercipta suatu sistem belajar mengajar yang efektif yang diimpi-impikan oleh setiap ahli IT di dunia Pendidikan. Virtual School juga diharapkan untuk hadir pada jangka waktu satu dasawarsa ke depan. Manfaat-manfaat yang disebutkan di atas sudah dapat menjadi alasan yang kuat untuk menjadikan Internet sebagai infrastruktur bidang pendidikan di Indonesia. Untuk merangkumkan manfaat Internet bagi bidang pendidikan di Indonesia adalah akses-akses :
1.  Perpustakaan
2.  Pakar
3.  Kegiatan kuliah dilakukan secara online
4. Tersedianya layanan informasi akademik suatu institusi pendidikan;
5. Tersedianya fasilitas mesin pencari data
6. Tersedianya fasilitas diskusi
7. Tersedianya fasilitas direktori alumni dan sekolah
8. Tersedianya fasilitas kerjasama